konsumsi favorit saat komsel
02 Jun 2009 5 Comments
setiap kali komsel ke bawah adalah saat-saat yang menyenangkan. itu mengingatkan saya atas kasih karunia TUHAN yang sangat besar buat saya. singkatnya, TUHAN selalu menjawab doa, bahkan dia memberikan lebih daripada yang saya minta.
‘Call to me and I will answer you. I’ll tell you marvelous and wondrous things that you could never figure out on your own.’
(Jeremiah 33:3)
- Menanyakan kepada adik-adik saya kapan bisa komsel (biasanya sih hari sabtu).
- Mengingatkan mereka di hari senin atau selasa atau rabu bahwa hari sabtu di minggu itu akan ada komsel.
- Memastikan jadwal dan tempat fix untuk komsel hari sabtu dengan meng-sms mereka di hari jumat.
- Jumat malam : menyiapkan bahan komsel.
- Sabtu pagi : berangkat komsel, sebelum naik angkot beli konsumsi dulu di Yomart deket rumah, hehe.
nah, hal pertama yang kami lakukan saat komsel adalah MAKAN!!
kami makan konsumsi yang saya bawa. peraturan yang saya buat adalah semua makanan harus habis, baru komsel dimulai. sambil makan, kami saling bercerita mengenai apa saja yang sudah terjadi dalam hidup kami di waktu-waktu terakhir. salam perkuliahan, pelayanan, hubungan pertemanan, keluarga, dll. klo udah cerita-cerita gini seru banget deh, hehe..
hmm.. ini adalah snack favorit saat komsel yang biasanya saya beli di minimarket deket rumah

oreo double delight (yang krim nya tebel banget)

keripik singkong kusuka

vanilla tango wafer

chitato sapi panggang

momogi jagung bakar

frutcy apel

aqua botol
wah, jd laper
hepi burzhdae, lydia
16 Jan 2009 1 Comment
kemarin lydia ultah. harusnya postingan ini ditulis kemarin. tapi berhubung selesai ngerayain ultah lydia itu malem banget, gw udah keburu cape (karena kurang tidur dan pergi dari pagi), jadinya baru posting hari ini deh.
gw dan anak-anak 2007 sebenernya bingung, mo ngerayain ultah lydia dengan cara apa. tanti sempet nanya ke gw, “kak, gmn ya caranya biar lydia nangis?” hmm.. emang klo ngerayain ultah orang, orang itu harus dibikin nangis ya biar seru. lagipula yang ultah kan lydia gitu loh, adek PA gw yang perkasa, hohoho… gw jawab aja, “kayanya cuma hadirat TUHAN yang bisa bikin dia nangis, dek.”
More
k’ocha pergi…
12 Jan 2009 Leave a Comment
kemarin k’ocha berangkat ke aussie untuk kuliah S2 di university of sydney. well, ga kerasa klo udah tiba saatnya k’ocha berangkat.
saya ingat di awal tahun 2007, di SR perdana tahun itu, saya dan k’ocha berdoa bersama untuk semua mimpi kami. saya ingin adikku masuk ITB dan k’ocha ingin kuliah S2 ke luat negeri. kami saling mendoakan dan puji TUHAN, semua doa kami dijawab.
saya ingat di tahun 2007 di bulan desember, saat saya mau PA dengan k’ocha di kost k’ocha. saat kami membuka pintu kost, kami menemukan paket untuk k’ocha. ternyata itu adalah panggilan pertama bagi k’ocha untuk meneruskan proses pelamaran beasiswanya. saya takjub sekali saat itu.
satu hal yang paling berharga yang saya pelajari dari k’ocha adalah tentang iman. saya ingat betul bagaimana k’ocha bergumul dengan beasiswanya ini. saat ia tahu bahwa TUHAN memanggil dia untuk menjadi researcher dan ia butuh kuliah S2 research. selama dua tahun ia bekerja di Matematika, mengerjakan proyek-proyek, dengan gaji yang sangat kecil, sehingga ia masih harus meminta kepada orang tuanya di setiap bulan. k’ocha tidak berminat untuk bekerja di perusahaan besar. karena itu ia tidak melanjutkan lamarannya ke perusahaan-perusahaan besar. lalu, kakaknya meminta k’ocha melamar CPNS. ini pun tetap ia kerjakan hanya untuk menghormati kakaknya. hasilnya, dalam birokrasi proses mengumpulkan syarat-syarat lamaran, TUHAN benar-benar menutup jalan.
saya ingat k’ocha bercerita kalau keluarganya khawatir dengan keadaan k’ocha. tetapi ia tetap beriman pada janji TUHAN.
k’ocha terus lolos dalam setiap tes atau wawancara penerimaan beasiswanya ini. dan saya terus berdoa mendukung k’ocha setiap kali k’ocha berangkat ke jakarta. sampai suatu saat ketika kami chat, k’ocha menyampaikan kabar gembira bahwa ia memperolah beasiswa ‘iman’-nya. praise GOD!!
saya melihat pengajaran yang hidup tentang iman dalam diri k’ocha. dan saya pun akan menerapkannya dalam hidup saya.
thanks for all, kak. kk tetap yang terbaik. terus berjuang sampai garis akhir. sampai ketemu satu tahun lagi. i’m gonna miss you so much, mom







Recent Comments