yang sering terlupakan
01 Oct 2010 Leave a Comment
in daily life, faith hope love
tadi pagi saya naek angkot. di tengah perjalanan, ada seorang ibu dengan badan yang tinggi besar, masuk menaiki angkot yang saya tumpangi. kulitnya hitam. rambutnya bergelombang, pendek, berantakan. bajunya juga agak lusuh. dia membawa dua orang anak dan dua buah tas besar. anak pertamanya, laki-laki, kira-kira berusia 7-8 tahun, membawa satu tas besar. saya tidak begitu jelas melihat anak itu, karena dia duduk di sebelah orang yang duduk di sebelah saya (hehe). anak yang kedua, perempuan, usia 1 tahun-an, digendong oleh ibunya. si ibu sendiri selain menggendong anak perempuannya, dia juga membawa tas besar.
mengapa saya jadi memperhatikan ibu itu? ada satu hal yang menarik perhatian saya. dia menggunakan ulos sebagai kain penggendong anaknya (karembong). saya pikir dia orang batak yang sangat batak. tetapi saya tidak pernah melihat orang batak menggunakan ulos sebagai karembong.
sesaat sesudah ibu itu duduk, anak perempuannya menangis. lalu dia memberikan botol susu yang menggunakan dot. tetapi botol itu kosong.hanya ada sisa-sisa susu. tetapi anaknya langsung diam saat menikmati botol susu kosong itu.
tidak lama kemudia, saya melihat ibu itu berbicara dengan pemuda di sebelahnya. saya tidak tahu dia berbicara apa. tetapi sepertinya dia meminta sesuatu kepada pemuda itu dan pemuda itu menolak permintaannya. lalu pemuda itu turun.
angkot berjalan lagi. penumpang naik dan turun silih berganti. saya belum turun. ibu itu juga belum. ibu itu mengeluarkan sesuatu dari tas besarnya. kantong kresek warna putih. dia terlihat mengambil uang dari kantong kresek itu. tetapi hanya seribu rupiah. di sebelah ibu (ibu 1) itu, duduk seorang ibu lain (ibu 2) yang membawa anak perempuannya yang berusia kira-kira 5-6 tahun.
ibu 1 : teh, boleh minta 2 rb ga untuk nambahin ongkos saya?
ibu 2 : kenapa?
ibu 1 : boleh minta 2 rb ga untuk nambahin ongkos saya?
ibu 2 : sepertinya saya punya receh (sambil merogoh saku celananya). ini (sambil menyerahkan uang 2 rb).
ibu 1 : terima kasih, teh (sambil menempelkan uang 2 rb itu di dahinya).
ternyata tujuan ibu itu sudah dekat. dia turun, lalu menyerahkan uang 3 rb kepada supir angkot sambil berkata, “hampura, a. hampura.” si supir angkot hanya mengangguk-angguk saja.
ketika mereka turun, saya melihat anak laki-laki ibu itu tidak bisa berjalan dengan baik. susah untuk berjalan normal. entah ada masalah apa dengan kakinya.
di dalam hati, saya hanya bisa bertanya, “TUHAN, mengapa harus ada orang yang menderita dan kekurangan seperti mereka itu, sementara ada orang yang berkelimpahan dalam segala hal dan tidak pernah mengalami kesusahan tetapi malah menghancurkan hidupnya dengan pola hidup yang buruk?”
satu atau dua bulan yang lalu, saat bulan puasa, di suatu malam, saya diantar teman saya pulang ke rumah. di tengah perjalanan, teman saya mampir ke atm. saat sampai di depan atm, saya melihat seorang bapak yang berjualan kaligrafi dari bahan kulit binatang. padahal sudah jam 9 malam, tetapi dia tetap berjualan. mukanya kusut, cape, sedih. dia menawarkan barang jualannya kepada orang-orang yang ada di depan atm. termasuk saya. bapak itu kurus. badannya kecil. suaranya juga kecil. dia terlihat lelah sekali. dia menawarkan barang jualannya dalam bahasa sunda. saya melihat kepada bapak itu. saya lihat matanya, sembari menolak membeli kaligrafinya.
saya kasihan sekali. saya berpikir bagaimana jika ayah saya yang berjualan seperti itu demi menghidupi mama, saya, dan adik saya?
lalu bapak itu pergi.
hati saya tidak tenang melihat bapak itu pergi. teman saya mengantri cukup panjang di atm. saya menunggu dia
saya melihat dompet saya. hanya ada 15 rb. lalu saya mengambil 10 rb, memasukkannya ke dalam saku jaket saya. setelah teman saya keluar dari atm, saya meminta supaya kami mengejar bapak itu. lalu kami memutar balik sambil melihat di sebrang jalan, mencari bapak penjual kaligrafi itu. ternyata dia ada di depan apotik, menjajakan barang-barang jualannya kepada pengunjung apotik yang turun dari mobil mereka.
lalu kami memutar balik lagi. berhenti di depan apotik. saya ragu-ragu untuk mendatangi bapak itu. tetapi saya memberanikan diri saya. lalu saya turun dari motor dan berjalan menuju bapak itu. bapak itu melihat saya berjalan ke arahnya. setelah cukup dekat, saya bingung harus ngomong apa.
pak, saya tidak mau membeli kaligrafi bapak. tapi saya mau memberi bapak ini (sambil memberikan uang 10 rb).
alhamdulillah, neng… (dengan muka yang sangat bersyukur).
bapak itu (tanpa ditanya) lalu bercerita bahwa dia berasal dari majalaya, tidak punya ongkos untuk pulang, dan tidak ada yang membeli barang jualannya. dia bercerita dalam bahasa sunda, tetapi bahasa sunda yang jarang saya dengar. mungkin karena dia berasal dari sisi lain jawa barat. tetapi saya mengerti apa yang dia ucapkan.
bapak sudah makan?
tadi saya makan tajil saja.
wow, dia memang bener-bener ga punya uang untuk makan apalagi pulang. seandainya di dompet saya ada uang yang lebih banyak saat itu, saya pasti memberi lebih dari 10 rb.
lalu saya pamit pulang dan bapak itu sangat berterima kasih.
saya berharap bisa membawa harapan, masa depan, sukacita, dan pembebasan kepada orang-orang seperti bapak dan ibu tadi.
Kuasa TUHAN Yang Mahatinggi ada padaku; Ia memilih dan mengutus aku untuk membawa kabar baik kepada orang miskin dan menyembuhkan orang yang remuk hatinya; untuk mengumumkan kepada orang tahanan bahwa mereka segera dibebaskan, dan kepada orang-orang dalam penjara bahwa mereka akan dilepaskan. Ia mengutus aku untuk memberitakan bahwa sudah tiba saatnya TUHAN menyelamatkan; untuk menghibur semua yang berduka cita, dan membalas musuh-musuh mereka; untuk memberi kegembiraan dan sukacita kepada orang yang bersedih dan berkabung; untuk mengubah kesedihan mereka menjadi lagu pujian.
darah dalam darahku
29 Sep 2010 5 Comments
*terinspirasi dari khotbah ko aris di ibadah raya
pernahkah anda melihat kuda balap (racehorse)? klo ga pernah, ya kurang lebih kuda balap itu kaya yang di bawah ini :
nah, ternyata racehorse itu bukan kuda sembarangan. mksdnya, bukan sekedar nemu kuda liar yang cakep, macho, kuat, trus dijinakin dan dilatih untuk jadi racehorse.
seorang pemilik racehorse tidak asal memilih kuda. dia hanya memilih kuda keturunan kuda-kuda juara balap. bukan juga sekedar emak-bapa nya juara balap, trus otomatis anaknya jadi juara balap juga. di dalam darah seekor racehorse ada 50 darah juara. jadi 50 generasi di atasnya itu juara-juara semua. nah, yang ky gini ini bener2 diteliti loh. coba aja beli racehorse. pasti dikasih family tree ato pedigree-nya itu kuda. contoh :
ada loh profesi yang khusus neliti pedigree-nya racehorse. kudu teliti banget.
nah, waktu ada keturunan racehorse yang baru lahir, si pemiliknya langsung ngerawat itu bayi kuda. semua kuda itu klo lahir sama aja bentuknya. lemah. walaupun 50 generasi di atasnya juara balap semua, bukan berarti dia langsung bisa berdiri trus lari-lari santai.
untuk menghasilkan seekor racehorse yang baik, si pemilik harus mengeluarkan uang sekitar 500 000 U$ ato kurang lbh 4.5M rupiah (wah, berarti kudanya prabowo bukan kuda yang bagus dong, soalnya harganya cm 3M). walaupun pada awalnya, kuda yang baru lahir itu lemah banget dan ga bisa apa-apa, tetapi karena di dalam darah kuda itu mengalir darah para juara, si pemilik ga ragu untuk menginvestasikan uangnya.
nah, tahukah anda, sebenarnya di dalam darah kita juga mengalir darah para juara yang tertulis di alkitab.
di dalam darah saya ada darah habel.
Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.
di dalam darah saya, ada darah henokh.
Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah.
di dalam darah saya ada darah nuh. satu-satunya orang yang taat sama TUHAN pada zamannya.
Karena iman, maka Nuh–dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan–dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.
di dalam darah saya ada darah abraham.
Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui. Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu. Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.
Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.
Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, walaupun kepadanya telah dikatakan: “Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.” Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.
di dalam darah saya ada darah sara.
Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia. Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.
di dalam darah saya ada darah ishak.
Karena iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan, memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau.
di dalam darah saya ada darah yakub, orang yang namanya diubah menjadi israel oleh TUHAN sendiri.
Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.
di dalam darah saya ada darah yusuf yang disertai TUHAN dan berhasil dalam segala sesuatu yang dia kerjakan. di tangannya TUHAN menyerahkan nasib seluruh penduduk bumi, karena waktu itu kelaparan melanda seluruh bumi.
Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya.
Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.
Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu. Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya. Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.
di dalam darah saya ada darah musa, si pembelah lautan.
Karena iman maka Musa, setelah ia lahir, disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena mereka melihat, bahwa anak itu elok rupanya dan mereka tidak takut akan perintah raja. Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun, karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa. Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah. Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan. Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka. Karena iman maka mereka telah melintasi Laut Merah sama seperti melintasi tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, ketika mereka mencobanya juga.
di dalam darah saya ada darah kaleb dan yosua, pewaris tanah perjanjian.
Bahwasanya orang-orang yang telah berjalan dari Mesir, yang berumur dua puluh tahun ke atas, tidak akan melihat negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub, oleh karena mereka tidak mengikut Aku dengan sepenuh hatinya, kecuali Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, dan Yosua bin Nun, sebab keduanya mengikut TUHAN dengan sepenuh hatinya.
di dalam darah saya ada darah daud, si pembunuh raksasa, orang yang berkenan di hati TUHAN.
Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.
Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.”
di dalam darah saya ada darah elia, yang menyatakan TUHAN sebagai Tuhan yang hidup kepada bangsa Israel dan berdoa meminta hujan untuk israel.
Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya.
di dalam darah saya, ada darah daniel. orang buangan yang menjadi pemimpin negeri, yang membungkam mulut singa-singa.
di dalam darah saya ada darah esther, orang buangan yang menjadi ratu, memiliki iman yang teguh kepada TUHAN, dan menyelamatkan bangsanya.
di dalam darah saya ada darah ruth, wanita moab yang namanya tercatat dalam silsilah Yesus.
di dalam darah saya ada darah nehemia, yang tetap teguh hatinya untuk membangun tembok kota yerusalem, sekalipun ada banyak tantangan yang menghadangnya.
dan ada masih banyak darah juara yang mengalir dalam darah saya.
yang terutama, di dalam darah saya ada darah Yesus, yang mahal harganya, yang dicurahkan untuk penghapusan dosa saya, sehingga di dalam-Nya saya bisa memperoleh berkat untuk orang benar, sekalipun saya bukan orang benar.
bahan komsel dasar
03 Aug 2010 Leave a Comment
untuk temen-temen pekerja sion yang butuh softcopy materi komsel bisa di-donlot di sini. ada 9 materi, yaitu :
1. keselamatan
2. doa dan saat teduh
3. pemuridan
4. pemulihan hati bapa dan gambar diri
5. panggilan
6. pelepasan
7. baptisan roh kudus
8. teman hidup
9. baptisan air
neither do I condemn you
19 Jun 2010 6 Comments
media massa kita hari-hari ini dipenuhi beragam berita. mulai dari harta karun gayus tambunan, pemilihan ketua kpk, gempa di papua, sampai kasus video porno mirip artis (ariel-luna-tary).
kasus video porno ini menuai beragam reaksi dari masyarakat. kebanyakan sih mengecam, mengutuk, menghina, dll. sebagai sesama manusia ciptaan Sang Khalik, bagaimana seharusnya kita menghadapi kasus ini?
saya sangat tertarik dengan reaksi Nabi Isa A.S. ketika dia diperhadapkan dengan seorang perempuan yang tertangkap basah sedang berzinah. para ahli agama yahudi yang menganut ajaran Nabi Musa A.S. yang tertulis di dalam Kitab Suci Taurat menyatakan bahwa hukuman bagi perempuan itu adalah dilempari batu hingga mati (dirajam). para ahli agama yahudi ini menantikan apa reaksi Nabi Isa A.S.
penasaran dengan kelanjutannya? mari kita baca kisah selengkapnya.

Pada waktu hari masih pagi sekali, Isa sudah tiba kembali di Bait Allah. Semua orang datang kepada-Nya, lalu Ia duduk dan mengajar mereka.Kemudian para ahli Kitab Suci Taurat dan orang-orang dari mazhab Farisi membawa seorang perempuan yang kedapatan berbuat zina.Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah, lalu mereka berkata kepada Isa, “Ya Guru, perempuan ini kedapatan sedang berbuat zina.Dalam Kitab Suci Taurat, Nabi Musa menyampaikan pesan supaya kita merajam orang yang demikian. Apakah pendapat Guru mengenai hal ini?”Hal itu mereka katakan untuk mencobai Dia, supaya mereka dapat mempersalahkan-Nya. Tetapi Isa membungkuk dan menulisi tanah dengan jari-Nya.Ketika mereka tidak juga berhenti bertanya kepada-Nya, Isa berdiri dan bersabda kepada mereka, “Siapa di antara kamu yang tidak berdosa, hendaklah ia yang mula-mula melemparkan batu kepada perempuan itu.“Lalu Ia kembali membungkuk dan menulisi tanah dengan jari-Nya.Setelah mereka mendengar hal itu, pergilah mereka seorang demi seorang mulai dari yang paling tua, hingga akhirnya tinggal Isa seorang diri dengan perempuan itu, yang masih berdiri di situ.Kemudian Isa berdiri dan bersabda kepadanya, “Hai perempuan, ke manakah mereka? Tidak adakah orang yang menghukum engkau?“Jawabnya, “Tidak ada, ya Junjungan.” Lalu sabda Isa, “Aku pun tidak akan menghukum engkau. Pergilah, dan mulai saat ini janganlah berbuat dosa lagi.” (Yahya 8:2-11, Kitab Suci Injil)
FILADELF…
10 Mar 2010 1 Comment
Untuk adik-adik peserta FILADELF yang membutuhkan softcopy buku FILADELF yang berisi bahan saat teduh dan tugas pendahuluan tiap minggu, silakan mengunduhnya di sini. Gbu
when i think about the lord
29 Dec 2009 1 Comment
in faith hope love, i like this song
When I think about the Lord
How He saved me
How He raised me
How He filled me with the Holy Ghost
How He healed me to the uttermost
When I think about the Lord
How He picked me up
And turned me around
How He placed my feet on solid ground
It makes me want to shout
Hallelujah!
Thank You, Jesus!
Lord, You’re worthy
of all the glory
and all the honor
and all the praise!
Hallelujah!
Thank You, Jesus!
Lord, You’re worthy
of all the glory
and all the honor
and all the praise!
(Shane Barnard)
shepherd of my heart
13 Nov 2009 1 Comment
in faith hope love, i like this song
Maker of this heart of mine, you know me very well
You understand my deepest thought, more than I know myself
So when I face the darkness, when I need to find my way
I trust in you, shepherd of my heart
Keeper of this heart of mine, your patience has no end
You’ve loved back into your arms, time and time again
So if I start to wander, like the lamb that goes astray
I’ll trust in you, shepherd of my heart
You’re the beacon of my night, you’re the sunlight of my days
I can rest within your arms, I can know your loving ways
So let the cold winds blow and let the storm range all around
I trust in you, shepherd of my heart
Giver of this life of me, you’re what I’m living for
For all my deepest gratitude you love me even more
So as I walk through darkness, listening for the master’s call
I’ll trust in you shepherd of my heart
komsel angkatan
06 Nov 2009 7 Comments

shallom!!
untuk rekan-rekan pekerja angkatan 2007-2008 bisa men-donlot tugas pendahuluan untuk komsel angkatan minggu, 8 november 2009 di sini.
Gbu

nothing but the blood
01 Nov 2009 1 Comment
…without shedding of blood is no remission. (Hebrew 9:22)
What can wash away my sin?
Nothing but the blood of Jesus;
What can make me whole again?
Nothing but the blood of Jesus.
Refrain :
Oh! precious is the flow
That makes me white as snow;
No other fount I know,
Nothing but the blood of Jesus.
For my pardon, this I see,
Nothing but the blood of Jesus;
For my cleansing this my plea,
Nothing but the blood of Jesus.
Nothing can for sin atone,
Nothing but the blood of Jesus;
Naught of good that I have done,
Nothing but the blood of Jesus.
This is all my hope and peace,
Nothing but the blood of Jesus;
This is all my righteousness,
Nothing but the blood of Jesus.
Now by this I’ll overcome—
Nothing but the blood of Jesus,
Now by this I’ll reach my home—
Nothing but the blood of Jesus.
Glory! Glory! This I sing—
Nothing but the blood of Jesus,
All my praise for this I bring—
Nothing but the blood of Jesus.
words and music : Robert Lowry
the most beautiful prayer i’ve ever heard
09 Jun 2009 2 Comments
dear Lord,
I give You my heart, forgive my sin, cleanse me with Your blood, right now, save my soul, I want to be born again. Amen…








Recent Comments