perlukah seorang cewe belajar menjadi wanita?

hah? maksud lo apa, christ?

he3..

gw mo share pengalaman hidup gw. ini adalah conclusion yang gw dapet dari hasil perenungan dan pemikiran gw selama ini.

back to title. emang beda ya antara cewe dan wanita? beda donk. buat gw, cewe itu jenis kelamin. berdasarkan jenis kelamin, manusia dibedakan menjadi dua, yaitu cewe dan cowo. oia, gw ga percaya klo ada orang yang terjebak dalam tubuh yang salah karena TUHAN ga mungkin melakukan kesalahan saat menciptakan manusia yang sangat berharga di mata-Nya. wong setiap kita itu ditenun di kandungan ibu kita koq. dan tenunan TUHAN itu pasti sempurna adanya (ga kan kaya hasil tenunan gw :-P). wanita adalah peranan yang dijalani dalam hidup secara penuh sebagai seorang cewe yang sebenarnya. bisa dibilang wanita itu kodrat. misalnya, menjadi ibu dan istri yang baik, menjadi penopang keluarga, beberes imah mun ceuk urang sunda mah, de es te.

gw melihat banyak cewe yang ga terlalu aware sama kodrat mereka sebagai wanita (termasuk gw _ _”). gw tau klo TUHAN menciptakan cewe sebagai ciptaan yang indah yang membuat ciptaan yang lain memuji TUHAN (Bang Taor said it). tetapi kebanyakan cewe justru ga peduli sama hal ini (termasuk gw jg _ _”). contoh kecil : dalam hal penampilan. gw sih cuek-cuek aja. my favorite outfit : kaos oblong, celana jeans, jaket, tas ransel. gw banget deh… tapi terkadang TUHAN menegur gw klo gw pake baju seenaknya (ngambil kaos yang paling pertama mata gw liat di lemari lalu atasan-bawahan gw terkesan maksa ato ga prepare pakaian dengan baik waktu mo gereja). apa yang gw pake mencerminkan pribadi gw. klo gw pengen menjadi seperti Yesus, maka apa yang gw pake pasti ga kan menjadi batu sandungan buat orang lain. gw tau koq klo ada beberapa orang di sion (cowo-cowo bahkan) yang suka “mrotes” gaya berpakaian gw tapi ga berani bilang ke gw (itu namanya pengecut bukan ya? :-P)

penampilan (pakaian, make up, aksesoris) memang bukan hal yang penting, tetapi bukan berarti tidak penting. setiap cewe perlu berpenampilan sebagai seorang wanita. klo pake kaos, ya ga oblong-oblong banget lah, pakelah kaos cewe. pilih pakaian yang sesuai bentuk tubuh. jangan maksa. rambut disisir rapi. ha3.. jadi ingat pengalaman gw waktu TPB. ceritanya sebelum ke kampus gw keramas dulu. sampe di kelas, rambut gw masih basah dan masih terlihat bekas sisiran. temen-temen gw yang cowo (anak TK dan EL) dengan ekspresi yang agak terkejut langsung bilang, “ya ampun, christ. lo nyisir? alhamdulillah atuh..” haaaahhhh?? emang selama ini gw terlihat seperti yang ga pernah nyisir rambut ya? pikir gw. astagfirullah…

dulu gw merasa risih sama cewe yang terlalu girlie. penuh dengan kekhawatiran. aduh, maskara gw luntur ya? panas banget sih, ntar kulit gw item. duh laper, tapi gw lagi diet, ga makan malem. grrrr… rese banget sih cewe ky gitu. sekarang, gw masih risih juga sih, tapi ga seperti yang dulu. kadarnya udah berkurang banyak. bahkan terkadang gw belajar dari cewe-cewe yang kaya gitu.

tubuh kita adalah bait Allah. so, setiap cewe perlu menjaga kesehatan tubuhnya dengan baik. kenali semua hal tentang tubuh cewe, mulai dari perawatan kesehatannya, pencegahan penyakit, dan pengobatan penyakit. klo bicara tentang kesehatan, kayanya olahraga itu WAJIB deh, he3… (nyengir…)

gw ga mau bahas tentang penampilan terlalu banyak. hal yang paling penting yang perlu dipelajari seorang cewe adalah tentang KARAKTER (duh yang ini nusuk gw banget, gw emg banyak bergumul soal karakter gw). karakter seorang wanita seharusnya seperti Roh Kudus, yaitu lemah lembut. selain itu, wanita yang baik menyerahkan diri dan hidupnya secara menyeluruh dan tanpa keraguan pada ke-TUHAN-an Kristus. wanita Kristen yang lajang akan menggunakan hari-hari lajangnya dengan giat, percaya kepada TUHAN dengan iman yang tak tergoyahkan, mendemonstrasikan kebajikan dalam kehidupan sehari-hari, mengasihi TUHAN dengan pengabdian yang tak teralihkan, berpihak pada kemurnian fisik dan emosi, hidup dalam keamanan, menanggapi kehidupan dengan rasa puas, membuat keputusan berdasarkan keyakinannya, dan dengan sabar menanti Allah memenuhi kebutuhannya. wuih.. kayanya satu hal pun dari list di atas belum gw penuhi deh >.< tapi gw belajar…

so, kesimpulannya, setiap cewe HARUS belajar untuk menjadi seorang wanita. buat cewe-cewe yang masih lajang, belajarlah dari sekarang, jangan sampai menyesal di masa depan. apa yang kita pelajari sekarang akan sangat memiliki dampak pada keluarga kita ntar, terutama pada anak-anak kita. I believe the children are our future, so gw akan berusaha yang terbaik untuk jadi ibu yang baik for my future child (or children).

A good woman is hard to find, and worth far more than diamonds. Her husband trusts her without reserve, and never has reason to regret it. Never spiteful, she treats him generously all her life long. She shops around for the best yarns and cottons, and enjoys knitting and sewing. She’s like a trading ship that sails to faraway places and brings back exotic surprises. She’s up before dawn, preparing breakfast for her family and organizing her day. She looks over a field and buys it, then, with money she’s put aside, plants a garden. First thing in the morning, she dresses for work, rolls up her sleeves, eager to get started. She senses the worth of her work, is in no hurry to call it quits for the day. She’s skilled in the crafts of home and hearth, diligent in homemaking. She’s quick to assist anyone in need, reaches out to help the poor. She doesn’t worry about her family when it snows; their winter clothes are all mended and ready to wear. She makes her own clothing, and dresses in colorful linens and silks. Her husband is greatly respected when he deliberates with the city fathers. She designs gowns and sells them, brings the sweaters she knits to the dress shops. Her clothes are well-made and elegant, and she always faces tomorrow with a smile. When she speaks she has something worthwhile to say, and she always says it kindly. She keeps an eye on everyone in her household, and keeps them all busy and productive. Her children respect and bless her; her husband joins in with words of praise: “Many women have done wonderful things, but you’ve outclassed them all!” Charm can mislead and beauty soon fades. The woman to be admired and praised is the woman who lives in the Fear-of-GOD. Give her everything she deserves! Festoon her life with praises! 

(Proverbs 31:10-31, The Message)

Menjadi wanita yang baik adalah peranan yang mulia loh. Ntar klo udah punya keluarga, akan banyak dampak yang baik pada keluarga. Kebayang kan klo ada istri dan ibu yang ga sabar, bisa jadi neraka tuh rumah.

Ada istilah kaya gini : di balik kesuksesan seorang pria, pasti ada wanita yang luar biasa. So, gw mo jadi wanita yang luar biasa yang ada di balik kesuksesan my future husband and son. If GOD gives me a daughter, what Hubert Humphrey said will be true , “Behind every successful man stands a surprised mother-in-law….”😀

7 thoughts on “perlukah seorang cewe belajar menjadi wanita?

  1. Bagus postingan ini,,,,
    Emg harus diakui penampilan lu sekarang jauh berbeda n penampilan lu waktu pertama kali kita kenalan…..
    itu perubahan yang sangat baik menurut gw….
    Luar biasa emg kerja Tuhan……

  2. Here’s my point of view:
    A. Soal Karakter
    Kita semua lagi dibentuk semakin serupa dengan “gambar” ato karakter Kristus. Gw ndiri ngerasa punya banyak kelemahan dengan karakter gw, sumtimes i hate myself. Ibarat org lg bentuk bejana, bejana, bejana itu akan jadi bagus kalo:
    1. Pembentuknya oke
    2. Materialnya oke
    Poin pertama ud terpenuhi (He’s the best potter), so tinggal poin kedua. Gw pernah baca di sbuah buku kr2 gini: “Character is not made out of sunshine and roses. Like steel, it is forged in fire, between the hammer and the anvil.” -Chu Chin-Ning-
    Pembentukan itu “sakit” da kadang “gak enak”. So, kalao seseorang bisa menangis sambil menceritakan bahwa dirinya sedang dibentuk, gw percaya, bahwa he/she is on the right track.
    Tetap setia dibentukNya (bwt gw juga), dan belajar dari Yesus karena Dia lemah lembut dan rendah hati.

    B. Soal Perempuan
    Yup, speakat, “behind a successful man, stands a great woman”. BTW, gw pernah baca di kitab Rut (Rut4:15), Rut itu dipandang sebagai “perempuan yang lebih berharga daripada 7 laki-laki.”
    Gw percaya suatu hari akan ada orang yang bilang ke lo sperti itu juga. Amin. Oya gw menubuatkan Ams31:30 bwt lo.

    C. Soal Karakter + Perempuan
    Ams 9:9 sangat merhema btw gw, dan mrupakan dasar bagi gw untuk tetep lemah lembut skalipun pengeeeen bgt berontak. Tapi setelah gw renung2 pagi ini, gw mengaitkannya dengan perempuan. Sering ada istilah “Wanita Bijak”…. Yang kaya gimana sih “Wanita Bijak” itu?? Ams9:9 mengatakan gini: “berilah orang bijak nasehat, mak ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, mak pengethauannya akan bertambah”… gw simpulkan salah 1 kriteria wanita bijak adalah menjadi semakin bijak ketika diberi nasehat a.k.a. lemah lembut, mudah berubah, suka dinasehatin (ngomongnya gampang, tapi perlu kerendahan hati).
    Sbenernya ga cuman wanita yg harus bijak, pria juga harus bijak. So, firman ini jg berlaku bwt gw.

    Hehehehe,, lg pgn nulis,,, maap gw nulisnya banyak bgt. Mdh2an memberkati Christ dan tmen2 lain yg baca tulisan ini.. Frenz 4 eva GBu

  3. a masterpiece. reflektif… trus paling penting, alur nya nge flow…
    Tiap poin dijelasin sesuai porsi, a great ending…

  4. Gege terpesona melihat tulisan2 kamu di blog…adek punya bakat nulis yg luar biasa:)…gege percaya pasti memberkati banyak orang:)

    Ttg topik ini, gege bangga liat banyak perubahan dalam hidup adek.. Gege tau bukan hal yg mudah, tp semangat kamu untuk mau belajar lebih baek itu yg panting..dan gege bener2 senang hal ini jg jd jawaban doa gege:)

    Wanita bagi gege pribadi yg unik, dan ada rencana special Allah dalam hidupnya… Dalam perkara TH sering banyak orang bilang kalo Tuhan yg berinisiatif dalam perkara ini.. So, hemat gege berarti Tuhan pnya rencana khusus sampe berinisiatif menciptakan dan membawa Hawa (baca: wanita) ke hadapan Adam.. So, berbanggalah para wanita, ada kehormatan jg engkau bisa menjadi penolong bagi pasangan, menjadi “tiang” yg kokoh bagi keluarga, dan sebagai Mama yg melahirkan anak2 dan cucu2 yg memberkati banyak orang:)

    Hehehe…menanggapi ttg tulisan kamu ttg “pengecut bagi yg ga berani bilang”… kalo gege berpendapat, jauh lebih baek untuk mendoakan dan senantiasa menanti sampai jawaban doa itu menjadi riil..daripada banyak berkomentar yg mungkin “menjatuhkan”… Mengasihi dengan kasih Bapa yg tulus menjadi inti dari mengasihi saudara2 seiman dan komunitas kita:)

    Cu…Gbu adek:)..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s