about having pets

anda memiliki binatang peliharaan? pastilah menyenangkan jika kita punya binatang peliharaan.

menurut riset, ada beberapa dampak positif jika kita memiliki binatang peliharaan, yaitu :

  1. Mengajarkan kita untuk memahami adanya kehidupan, ada sakit, kecelakaan, kematian, keberanian, dan adanya perasaan-perasaan lainnya.
  2. Membantu mengembangkan tanggung jawab .
  3. Membimbing kita untuk menghargai kehidupan.
  4. Membantu kita mengembangkan kepeduliannya.
  5. Mengembangkan rasa cinta, kesetiaan, kelembutan, dan kenyamanan.
  6. Membuat kita belajar untuk memiliki suatu hubungan dengan seseorang / sesuatu di luar diri kitasendiri.
  7. Hewan peliharaan dapat menampung rahasia dan rencana nakal kita tanpa takut diketahui orang lain👿

saya mulai terpikir untuk memelihara binatang sejak pertengahan tahun kemarin, yaitu sejak anak-anak hegarasih memelihara mojo (anjing turunan golden). sepertinya seru juga klo ada mainan seperti mojo di rumah. tapi Mama ga kan ngizinin. alasan Mama melarang saya memlihara anjing atau kucing sejak saya masih kecil adalah saya alergi debu. takutnya rambut anjing atau kucing tersebut akan merangsang manifestasi alergi saya. karena hal itu juga Mama tidak membelikan saya boneka sejak kecil, hiks.. sedih banget..

nah.. teman dekat saya, selvi, sering bercerita tentang ikan cupang peliharaan dia. jadi berpikir, kayanya ok juga nih klo pelihara ikan. lalu, saya bersama selvi mulai berburu ikan, aquarium, filter, dan makanan ikan bersama. pada awalnya, ikan saya mati-mati. padahal udah dikasih makan, airnya diganti, tetep aja mati. kayanya udah belasan ikan hias yang tewas di tangan saya, hehe. penjaga pet shop di ciwalk aja udah hapal dengan wajah saya karena sering beli ikan di sana. mungkin di dalam hati mereka berkata, “wah, si mbak ini datang lagi. ikannya mati lagi ya, mbak?” tetapi itu beberapa bulan yang lalu. sekarang, saya sudah terampil memelihara ikan hias. saya memiliki tiga ekor ikan hias (seekor manfish black and white dan dua ekor pengasius albino) yang sudah saya pelihara sejak tiga atau empat bulan yang lalu.

pernah suatu hari, seekor ikan pengasius albino saya melompat dari aquarium. ga tau kenapa. saya panik. saya segera mengambil ikan itu (dengan perasaan panik dan takut-takut juga) lalu mengembalikan dia ke dalam aquarium. eh, dia lompat lagi. karena saya merasa ikan ini licin, saya bingung bagaimana cara mengambilnya. ketika dia melompat keluar dari aquarium untuk pertama kalinya, dia jatuh beberapa kali dari tangan saya ketika hendak saya ambil. di kedua kalinya ini, saya memegang ujung ekornya saja sehingga kepalanya ada di bawah. parahnya, dia malah melakukan gerakan ayunan dan menusuk jari-jari saya dengan kumisnya yang ada dekat mulutnya (ikan pengasius albino ini bentuknya mirip seperti ikan lele dengan kumis di dekat mulutnya). ketika ditusuk, saya segera melepaskan ikan itu dan ikan jatuh jatuh lagi ke lantai. sakit.. saya segera mengambil ikan itu dan mengembalikannya ke dalam aquarium. alhasil, jari-jari saya jadi kerasa nyut-nyutan (ga tau bahasa indonesianya). duh, jadi rada kesel sama ikan itu. gw marahin deh itu ikan, padahal ikannya kan ga kan ngerti klo dia lagi dimarahin _ _”

setelah berhasil memelihara ikan, saya memutuskan untuk memelihara kura-kura air (turtle). yaa, sama seperti pengalaman memelihara ikan, kura-kura saya pada mati, hiks.. belajar dari pengalaman, kura-kura yang saya beli ternyata terlalu kecil. matanya aja belum kebuka waktu dibeli. setelah dipelihara sebulan, matanya batu kebuka. eh, beberapa minggu kemudian malah mati. hmm.. saya tidak menyerah. saya beli kura-kura lagi. yang kali ini mati karena penyakit (ada bercak-bercak kuning di sekitar kepala dan lehernya, ekspresi kura-kura ini juga lesu banget beberapa hari menjelang kematiannya). hiks.. kenapa mati lagi? jumlah kura-kura yang mati di tangan saya kurang lebih empat sampai lima ekor dalam jangka waktu tiga sampai empat bulan. i’m a turtle murderer..

akhirnya, saya membeli kura-kura yang agak besar dengan harapan kura-kura ini memiliki daya tahan yang lebih besar. saya juga tetap memelihara kura-kura yang kecil (sekarang dengan lebih banyak perhatian dan perawatan). sekarang saya memiliki dua ekor kura-kura. kali ini mereka saya beri nama. yang besar namanya lele (nama panjangnya leonardo) dan yang kecil donat (alias donatello). nama-nama ini diambil dari karakter teenage mutant ninja turtles. harapan saya, mereka itu bakal jadi kura-kura yang kuat, sehat, dan panjang umur (amin..). ntar klo punya duit, saya akan membeli dua ekor lagi dan diberi nama elo (a.k.a michaelangelo) dan ael (nama lengkapnya raphael) :D:D

 

TMNT

TMNT

saya membaca beberapa literatur tentang pemeliharaan kura-kura air. astaga, jika menurut pada aturan yang sesungguhnya, ribet banget.. tapi saya belajar sedikit-sedikitlah. yang saya lakukan dalam perawatan lele dan donat sekarang adalah :

  1. menjemur mereka setiap pagi di bawah sinar matahari selama 2-3 jam.
  2. membersihkan kandang donat dua hari sekali, kandang lele tiga hari sekali (termasuk mengganti airnya).
  3. dikasih makan (ya iyalah…). selain memberi pelet khusus (untuk donat peletnya yang buat baby turtle, untuk lele peletnya yang buat turtle ajah), saya juga memberi mereka sayur-sayuran atau buah-buahan (apapunlah yang ada di kulkas, hehe).

yang saya bingungkan adalah tentang menjaga suhu kandang mereka. suhu optimal kandang kura-kura air adalah 20°C-28°C. klo siang sih bisa-bisa aja suhu lingkungan nyampe segitu, tapi klo malem dan ujan di kota bandung yang dingin ini, suhunya bisa-bisa di bawah 20°C. so..what should i do? hmmph…

sejauh ini sih rasanya senang dengan adanya hewan peliharaan. tapi kayanya klo punya anjing lebih seru deh, hehe. untung di hegarasih ada mojo😀 semoga mojo ga disaksang ama anak-anak sekre..

4 thoughts on “about having pets

  1. busett….pelihara kura kura aja suhunya harus dijaga ya….
    untung aja aku peliharanya si mojo yang tahan banting itu…
    cuaca apapun ga pernah protes…heheheheheh

    btw, udah berapa hewan nih totalnya yang jadi korban kk?

  2. tapi kura-kuraku makannya dikit, trus ga ngejar2 anak tetangga, hehe..
    hmm.. udah banyak.. hampir 20 kayanya >.<
    pernah ada kura2ku yg mati gara2 dia keguling (cangkangnya ada di bawah) dan dia ga bs balik lg krn dia kegulingnya di batu2 (bukan di air), malem2 lg. pagi2nya ud ga bernyawa. coba klo dia kegulingnya pagi2, pasti bisa aku tolongin tuh, hehe..

  3. wew, ada penelitian dampak positif memelihara hewan ya?😀

    dari dulu gw punya peliharaan cuma karena buat temen aja tuh (terkadang hewan bisa lebih loyal dari manusia). hasilnya, hewan2 yang gw pelihara bertahan lama hehe

    hm, kecuali 2 burung nuri dari papua yg segera dideportasi ke rumah orang lain.. padahal cuma mau gw ajak main tuh, kok dibilang gangguin :p

  4. kami dulu pernah jg piara kuya2, beli di pasar gang baru semarang ukuran sebesar…kepalan tangan orang dws😀 ga tau jg ya prima msh inget apa ga😛 pd akhirnya dia mati….krn nakal…jalan2 dan menghilang…stlh ditemukan, ada di bwh kasur..bkn di bawah ranjang😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s